MPLS SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta: Mewujudkan Generasi Islami, Cerdas, Mandiri, dan Berkarakter Pancasila

Senin 10 Juli 2023 - Rabu 12 Juli 2023 bertempat di Masjid Al Mujadid SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta Kepala SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta Drs. H. Slamet Purwo membuka acara Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk menyambut para siswa baru Fase E. Tema MPLS tahun 2023-2024 ialah "Mewujudkan Generasi Yang Islami, Cerdas, Mandiri, dan Berkarakter Pancasila”.

Acara ini bertujuan untuk memberikan motivasi kepada para siswa baru agar menjadi generasi yang berkualitas dan berakhlak mulia. Pembukaan acara MPLS ini diawali dengan sambutan hangat dari Kepala Sekolah. Beliau menyampaikan bahwa SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta memiliki komitmen kuat dalam membentuk generasi yang Islami, cerdas, mandiri, serta berakhlak Pancasila. Komitmen tersebut diungkapkan bahwa pada tahun ini adalah tahun pertama sekolah telah melaksanakan Kurikulum Merdeka tahun ajaran 2023-2024. Kombinasi nilai-nilai Islami dan Pancasila diharapkan dapat membentuk karakter siswa yang bertanggung jawab, toleran, dan peduli terhadap sesama. Setelah pembukaan dan sambutan Kepala Sekolah selesai para siswa diarahkan untuk berwudhu melaksanakan shalat dhuha di Masjid Al Mujadid.

Sesi sosialisasi tata tertib sekolah kemudian dilaksanakan di kelas masing-masing oleh guru Tatib dengan ramah dan tulus menyampaikan aturan-aturan yang harus dipatuhi oleh seluruh siswa. Beberapa poin penting yang disampaikan dalam sosialisasi ini antara lain Kedisiplinan, Penggunaan Seragam Sekolah, Sikap Sopan Santun, Penggunaan Gawai, Partisipasi Aktif dalam Kegiatan Sekolah. Acara di dalam kelas dilanjutkan dengan perkenalan dengan Wali Kelas dan Pendamping disertai Sosialisasi Fortasi.

Usai sosialisasi tata tertib sekolah dan perkenalan wali kelas MPLS para siswa diarahkan ke Grha Ibu Sina untuk mengikuti seminar motivasi “Meraih Prestasi Tanpa Aksi Bully” dengan pembicara Bapak Dr. Dody Hartanto S.Pd., M.Pd Ia adalah seorang pendidik yang berpengalaman, hadir sebagai pembicara utama untuk memberikan motivasi kepada para siswa baru. Beliau dikenal sebagai sosok inspiratif yang mampu menginspirasi generasi muda untuk meraih prestasi dan berkarakter luhur. Dengan penuh semangat dan kehangatan, beliau menyampaikan pesan-pesan inspiratif yang akan membantu siswa baru menghadapi tantangan di masa depan, mendapatkan prestasi menghindari aksi bullying.

Menurutnya, menjadi generasi Islami berarti mengamalkan nilai-nilai agama dalam setiap tindakan dan keputusan. Selain itu, beliau juga menekankan pentingnya memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia juga menambahkan bahwa kemandirian merupakan kunci sukses dalam meraih impian. Para siswa diingatkan untuk belajar mandiri, mengasah potensi diri, dan tidak takut mencoba hal baru. "Jadilah generasi yang tidak hanya pintar akademik, tetapi juga memiliki kecerdasan emosional dan sosial yang tinggi," tambahnya.

Berikut kegiatan ini yang terselenggara selama kegiatan MPLS:

“Sukses Tak Harus Banyak Gaya” pembicara siswa berprestasi Nardi Muhammad Fauzi dan Bagus Yoga.

Sosialisasi Anti Narkoba oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) DIY

“Berteman, Bersahabat, Secara Sehat” pembicara Ratna Yunita, M. Psi (Dosen UNISA)

Deklarasi “Pelajar Jogja Anti Tindak Kekerasan Penyalahgunaan Narkoba, Pornografi dan Pornoaksi” oleh Kapolsek Umbulharjo.

Acara MPLS ini tidak hanya memberikan motivasi secara lisan, tetapi juga diisi dengan berbagai kegiatan menarik yang bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan antarsiswa dan memupuk rasa kebersamaan. Beberapa kegiatan yang diadakan antara lain seminar karakter, pentas seni budaya, dan kegiatan sosial yang melibatkan siswa baru dalam membantu masyarakat sekitar. Diharapkan dengan adanya acara MPLS yang menginspirasi ini, para siswa baru Fase E SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta akan semakin termotivasi untuk menjadi generasi yang Islami, cerdas, mandiri, dan berakhlak Pancasila. Semoga mereka dapat tumbuh menjadi pemuda-pemudi yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara. (EB).