Latih Daya Kritis melalui Ajang Penelitian
Tak habis daya upaya guru dalam melatih kemampuan kritis, analisis, juga sikap solutif pada diri siswa-siswa SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta. Bekerjasama dengan Tim Sagasitas dari Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) yang sudah mempunyai banyak pengalaman dalam mencurahkan diri di bidang penelitian, pengembangan dan pembimbingan penelitian siswa SMA MA di DIY. Di komando oleh Zainal Abidin, A.M., alhamdulilah terselenggara ajang lomba penelitian yang dikhususkan untuk siswa kelas XI SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta. Kegiatan tersebut diikuti seluruh siswa kelas XI baik jurusan IPA maupun IPS dimana terbagi dalam tiga kategori yaitu bidang IPS/ Humaniora, IPA, maupun teknik rekayasa.
Ajang penelitian siswa kelas XI tidak serta merta hanya untuk dilombakan antar kelompok saja namun juga melalui proses pembimbingan kurang lebih 3 bulan lamanya. Pembimbingan awal diarahkan oleh Tim Sagasitas dengan mengerahkan seluruh timnya dalam memaparkan berbagai bidang penelitian juga contoh-contohnya. Pengarahan atau pembekalan awal ini terselenggara secara online via google meet pada hari Senin tanggal 16 Agustus 2021 lalu. Antusias siswa kelas XI terpancar sepanjang pengarahan dari Tim Sagasitas selama kurang lebih dua jam lamanya.
Proses pembimbingan dilanjutkan oleh 25 guru berikut wali kelas yang telah ditunjuk agar memberikan bimbingan juga pengarahannya mulai dari penentuan tema hingga terselesaikannya hasil penelitian siswa. Tiga bulan menjadi waktu yang cukup bagi siswa kelas XI untuk melatih daya kreativitas maupun kritis analisisnya dalam memecahkan problematika yang terjadi di masyarakat sekitar. Seluruh siswa berkontribusi aktif melalui penelitiannya untuk menciptakan alat, praktek penelitian juga wawancara kepada para pelaku sosial. Melalui penelitiannya ini siswa dapat terjun langsung dalam masyarakat mulai dari memahami permasalahan yang sedang in (update terjadi) hingga menganalisis dampak ataupun solusi yang dapat ditawarkan.
Alhamdulilah di luar ekspetasi ternyata siswa mampu menghasilkan karya penelitian yang luar biasa hebatnya. Berbagai kajian penelitian telah terselesaikan dengan baik. Tim Sagasitas kembali menelaah hasil kajian penelitian siswa dan akhirnya terpilihlah 6 penelitian bidang IPS/Humaniora, 3 bidang IPA serta 3 bidang teknik rekayasa. Hasil kajian penelitian dari 12 finalis kemudian dipresentasikan secara online via zoom pada hari Rabu tanggal 17 November 2021. Penuh semangat juga tingkat kepercayaan diri para finalis yang optimal mewarnai acara tersebut. Dengan begitu gesitnya, para finalis mampu menjawab seluruh pertanyaan dari dewan juri yang tak lain dari Tim Sagasitas. Setelah presentasi selesai diputuskanlah hasil kejuaraan sebagai berikut:
|
NO |
BIDANG |
JUARA |
JUDUL |
|
1 |
IPS/ Humaniora |
1 |
Hubungan Penggunaan Media Sosial dengan Kemampuan Berbahasa Indonesia pada Siswa-siswi SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta |
|
Fenomena Manusia Silver Imbas Pandemi di Kota Yogyakarta |
|||
|
2 |
Pengaruh Pembelajaran Online terhadap Kesehatan Mental Siswa Kelas XI SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta Tahun Pelajaran 2021/2022 |
||
|
Tiktok dan Perilaku Narsisme Remaja Putri di SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta |
|||
|
3 |
Analisis Budaya Mager dan Rebahan, Dampak, Solusi serta Manfaatnya terkait Penerapan Social Distancing dan Physical Distancing |
||
|
Perilaku dan Alasan Remaja Lebih Memilih Marketing Shopee |
|||
|
2 |
Teknik Rekayasa |
1 |
GARU (Gada Sinar Ultraviolet) |
|
2 |
Desain Filter Udara untuk Industri Rumah |
||
|
3 |
Sapu SWEPZ, Sapu Multiguna untuk Membersihkan Area yang Sulit Dijangkau |
||
|
3 |
IPA |
1 |
Penggunaan Jeruk Limau sebagai Kecutan Pembentukkan Koagulan dalam Pembuatan Tahu |
|
2 |
Semir Sepatu dari Kulit Pisang |
||
|
3 |
Pemanfaatan Limbah Cangkang Telur sebagai Pupuk Organik Tanaman Sayur |
Tak ayal ajang lomba penelitian ini menjadi suatu pengalaman yang membekas dalam benak siswa kelas XI. Proses penelitian yang memakan waktu 3 bulan lamanya penuh liku-liku menjadi cerita tersendiri. Hal tersebut diungkapkan oleh Naziha siswa kelas XI IPS 4. Naziha beserta timnya mengangkat kajian bidang IPS/ Humaniora mengenai Fenomena Manusia Silver Imbas Pandemi di Kota Yogyakarta. Naziha mengaku pemilihan topik tersebut diambil setelah melihat fenomena manusia silver mulai marak dijumpai di berbagai sudut ruas jalan Kota Yogyakarta. Keunikan dari manusia silver menjadi ciri khasnya dalam meraih rejeki di tengah kondisi pandemi covid 19.
“Alhamdulilah kelompok kami dapat juara 1 penelitiannya. Ini jadi pengalaman yang luar biasa untuk kami semua. Mulai dari survey tempat tanya-tanya ke orang-orang yang jadi manusia silver, mau tidak jadi narasumber diwawancarai. Terus akhirnya dapat narasumber kita janjian waktu wawancaranya. Kita juga iuran uang sebagai tanda terimakasih untuk manusia silvernya yang sudah meluangkan waktu istirahatnya untuk kita wawancara. Ya dari sana kita jadi tahu kalau pandemi ini menjadi cobaan yang membuat banyak orang di PHK terus memilih mengecat badannya jadi manusia silver dan mereka seakan tidak mempedulikan kesehatan asalkan mereka bisa dapat rejeki bisa untuk makan sehari-hari. Ya dari penelitian sih kita jadi bisa terjun langsung wawancara. Kita jadi semakin bersyukur dengan apa yang sudah kita punya sampai saat ini”, ujar Naziha
Semoga ajang penelitian ini membawa pembelajaran juga pengalaman bagi kita semua. Sekali lagi selamat untuk siswa kelas XI yang telah berhasil meraih kejuaraan penelitian. Jangan pernah berhenti untuk meneliti. Jadikan budaya meneliti sebagai tradisi positif yang akan memberikan manfaat menjawab permasalahan di sekitar kita. (NH)
