Parenting Kelas X dan XI Bersama Dr. H. Dody Hartanto S.Pd., M. Pd

SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta menyelenggarakan parenting kelas sepuluh (X) dan sebelas (XI) secara daring pada tanggal 26 Mei dan 28 Mei 2022. Tema yang diusung untuk kelas X adalah THE POWER OF DOA (Doa, Opportinity dan Akhlak) sedangkan untuk kelas XI adalah THE POWER OF DUIT (Doa, Usaha, Iman dan Time Bound). Parenting tersebut dibersamai oleh narasumber sekaligus motivator Dr. H. Dody Hartanto S.Pd., M. Pd. Parenting kelas X dan XI diselenggarakan dengan aplikasi Zoom Meeting dan disiarkan secara langsung dalam kanal YouTube SMA Muha Yogya

Parenting ini diselenggarakan untuk meraih prestasi terbaik bagi anak-anak dan menyesuaikan diri dengan kegiatan-kegiatan sekolah dalam kondisi setelah covid 19 sudah melandai, ungkap kepala SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta. Bapak Drs. H. Slamet Purwo dalam sambutannya mengatakan, “Tema The Power of DUIT, dengan kekuatan doa, usaha, iman, dan time bound, sesuai dengan harapan kita bersama bahwa anak-anak akan mendapatkan support dan orangtua dapat diberikan pemahaman, supaya nanti kita sama-sama mewujudkan cita-cita anak-anak. Setahun berikutnya anak-anak kelas XI pun naik ke kelas XII dan nanti kita luncurkan sebagai anak panah- anak panah untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi”.

Dr. H. Dody Hartanto S.Pd., M. Pd membawakan tema yang penuh inspiratif terutama menyasar remaja di tingkat SMA. Pembawaan yang bersahabat dan penuh dengan kedekatan bagi generasi milenial, dan menambah hangat suasana pada saat acara berlangsung. Menurutnya sebagai orangtua saat ini haruslah lebih bisa menunjukan kasih sayang kepada anak. Beberapa kesalahan orangtua pada masa kini menurutnya ada beberapa yaitu: Orang tua yang kurang menunjukkan kasih sayang (verbal maupun fisik), kurang meluangkan waktu yang cukup, bersikap kasar secara verbal dan fisik, terlalu memaksa anak menguasai kemampuan kognitif secara dini, tidak menanamkan akhlaq yang baik. Ia mencontohkan seperti halnya menunjukan kasih sayang bagaimana seorang Bapak ketika berpamitan kepala anaknya. Saat diusap kepalanya walaupun terkadang kemudian anak menjawab, “apaan sih pah kayak anak kecil?”. Kasih sayang adalah hal yang penting, maka ibu dan bapak dapat menunjukkan kasih sayangnya walaupun sederhana maka luangkan waktu yang cukup. Hal lain dicontohkan oleh narasumber adalah situasi makan bersama dengan anak-anak kita tidak harus makan pagi atau makan malam tapi, situasi makan bersama dengan anak-anak mendukung alam bawah sadar extra ordinary yang luar biasa bagi kognitif dan afektif. (EY)