Kilas Makna (Webinar) Pembelajaran Humanis di Masa Pandemi
SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta kembali menyedot perhatian publik yang kian luas dengan menyelenggarakan Web Seminar (Webinar) Nasional dalam rangkaian acara Lustrum SMA Muhammadiyah 2 yang ke-14 dan Milad ke-70 tahun. Acara berlangsung dengan menggunakan aplikasi Zoom yang disiarkan secara live melalui saluran Youtube (SMA Muha Yogya). Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta Drs. H. Slamet Purwo dalam sambutan Webinar Nasional bertema “Meraih Prestasi dengan Pembelajaran Humanis di Masa Pandemi” mengatakan, webinar nasional ini diikuti sebanyak 209 peserta diantaranya terdiri dari guru dan praktisi pendidikan dalam lingkup nasional yang berasal dari DIY dan di luar DIY seperti Jambi, Jakarta, Malang, dan Surabaya.
Webinar Nasional yang di selenggarakan pada hari Senin (05/10/2020) dari pukul 08.00-11.00 menjadi hal yang penting dan perlu digelar oleh panitia Lustrum ke-14 SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta guna menerapkan strategi dalam meraih prestasi siswa melalui pembelajaran humanis di masa pandemi. Ketua Panita Fatma Taufiyanti, S. Si, M. Psi menegaskan tujuan dari pelaksanaan Webinar Nasional dalam rangkaian lustrum ke-14 ini adalah memperkuat humanisme guru dalam pembelajaran masa pandemi; berbagi pengalaman dengan saling sharing antara guru dengan berbagai pihak yang terlibat dengan pembelajaran jarak jauh untuk tetap mempertahankan prestasi; membantu menyelesaikan permasalahan di lapangan terkait pembelajaran pada masa pandemi; membantu menyelesaikan masalah berkaitan dengan pembelajaran karakter berbasis IT di masa pandemi.
Panitia menghadirkan dua orang pembicara yaitu Prof. Suyanto, Ph.D (Guru Besar Universitas Negeri Yogyakarta) dengan topik “Penguatan Pendidikan Karakter di Masa Pandemi” dan pembicara yang kedua ialah Nizamuddin Sadiq (Ph.D Candidate University of Southampton, UK, Dosen UII Yogyakarta) dengan topik “Pembelajaran Humanis di Masa Pandemi”. Webinar Nasional diselenggarakan secara gratis bagi peserta (Guru SD/SMP/MTs/SMA/MA serta Praktisi Pendidikan). Selain peserta webinar, panitia telah menyeleksi 3 pemakalah (artikel terbaik) dengan biaya pendaftaran 100 ribu per orang, mereka telah berhak mempresentasikan, dan menyampaiakan gagasan makalahnya pada Webinar Nasional. Tiga orang Panelis yang beruntung tersebut ialah Alfiana Khoirul A - Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa; Muhammad Arif W - Guru SMP Muhammadiyah Kottabarat, Surakarta; Evy Berliant Oktavia - Guru SD Muhammadiyah 2 Cileungsi, Bogor.
Pada acara inti tersebut kedua pembicara menyampaikan gagasan yang luar biasa. Pembicara pertama Prof. Suyanto, Ph.D, untuk memudahkan proses pendidikan karakter ia menyarankan ada 4 pilar dalam pendidikan karakter yaitu dengan olah raga (kinestetika), olah hati (etika), olah pikir (litersasi), dan olah karsa (estetika). Ia menambahkan, “Olah raga di masa pandemi padahal gampang saja, dengan lari-lari kecil/lompat selama 30 menit setiap hari. Olah raga membuat badan menjadi lebih fresh sehingga dapat mengolah hati, siswa menjadi tidak gampang mengantuk maka akan berkembang menjadi etika yang baik. Literasi akan berkembang, tidak hanya membaca saja tetapi dapat memanfaatkan ilmu pengetahuan dan informasi. Efeknya kemudian terjadi pada keindahan (olah karsa dan estetika) yang matang”. Pembicara kedua Nizamuddin Sadiq (Ph.D Candidate University of Southampton, UK, Dosen UII Yogyakarta) mengungkapkan bahwa dalam kondisi pandemi ini guru-guru dan praktisi pendidikan diharapkan dapat dan terus mampu mengembangkan prestasi siswa. Ia mencontohkan, “pembelajaran humanis sebenarnya berbasis nilai kepada manusia yang dapat mencerdaskan dan membahagiakan. Pada dasarnya siswa adalah client kita dan sebagai guru maka; ada atau tidaknya teknologi, siswa harus kita layani agar tetap bisa belajar. Humanisme yang terjadi itu contohnya adalah ketika guru tahu rumah siswa tidak mendukung adanya teknologi, maka meskipun siswa tersebut terkendala guru punya keinginan agar siswa dapat mendapatkan layanan pendidikan dengan baik, guru mendatangi rumahnya agar ia tetap bisa belajar”.
Webinar ini sebagai salah satu kontribusi SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta kepada para guru dan praktisi pendidikan secara luas tentang bagaimana melihat pembelajaran di masa pandemi Covid-19 dari perspektif humanisme agar tetap produktif dan kreatif. Panitia mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung berlangsungnya acara Webinar Nasional dalam rangkaian acara Lustrum ke-14 SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta.
