Pembukaan Milad “71 Tahun Muha Berbakti, Berbagi dan Bersinergi”
Agenda milad ke-71 SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta mengusung tema berbakti, berbagi, dan bersinergi divisualisasikan melalui logo berwarna dasar biru dan merah. 71 tahun adalah umur SMA MUHA dalam dunia pendidikan. Angka 71 divisualisasikan dalam garis-garis horisontal, diagonal dan garis lengkung menunjukkan SMA MUHA yang selalu dinamis dalam mengikuti perkembangan zaman. Kepercayaan, kepedulian, berbagi dan semangat untuk bersinergi ditunjukkan dalam balutan wana biru dan warna merah yang mengikuti.
Tema besar ini menjadi sarana dalam mengungkapkan eksistensi SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta sebagai sekolah berprestasi dan selalu mendukung maupun berupaya membantu pemerintah di masa pandemi Covid 19. Hal ini diungkapkan, ketua panitia milad ke 71 SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta Fatma Taufiyanti, S. Si, M. Psi, tujuan dalam (tema acara) ini adalah agar terbangun persepsi dan upaya bersama untuk selalu berbakti, berbagi dan bersinergi untuk bangsa. Berbagai kegiatan dilaksanakan dari awal pembukaan tanggal 1 September 2021 hingga acara puncak pada 2 Oktober 2021 dan diakhiri dengan refleksi pembelajaran untuk memahami konsep merdeka belajar melaui Webinar Nasional pada 9 Oktober 2021.
Seluruh rangkaian kegiatan milad ke 71 berkonsep secara virtual. Pembukaan milad ke 71 secara virtual melalui zoom meeting dan live streaming youtube SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta. Pembukaan acara telah diselenggarakan secara virtual pada hari Rabu, 1 September 2021 yang secara resmi dibuka oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Yogyakarta, Bapak Drs. H. Achid Widi Rahmanto.
Susunan acara dalam acara pembukaan milad 71 ini dipimpin oleh Master of Ceremony Bapak Agus Winoto, S. Ag., M.SI diantaranya adalah pembacaan ayat suci al-qur’an oleh Hoshmand Akram Murtadha dari kelas X IPS 1 (Al Hasyr 18-24). Laporan ketua Milad ke - 71 oleh Ibu Fatma Taufiyanti, S. Si, M. Psi. Sambutan-sambutan, sambutan yang pertama oleh kepala SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta Bapak Drs. H. Slamet Purwo. Sambutan yang kedua oleh ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Yogyakarta, Bapak Drs. H. Achid Widi Rahmanto sekaligus prosesi pembukaan Milad ke -71 dan menandai pembukaan MUHA COM (Muhammadiyah 2 Annual Competition 2021 kemudian do’a yang dipimpin oleh Bapak Wahyu Wijayanto, S. Sy, S.Pd. I, M.SI.
Sambutan pertama kepala SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta mengungkapkan bahwa, “barang kali ada diantara kita yang belum tahu apa itu milad? milad adalah ulang tahun dari sekolah yang tepatnya pada tanggal 2 Oktober. Karena SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta ini berdiri pada tanggal 2 Oktober 1950, maka pada tahun ini tahun 2021, MUHA memperingati milad atau ulang tahun sekolah yang ke 71”. Sambungnya kepala SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta, sebagaimana tema milad yang disampaikan ketua panitia, kegiatan ini bertujuan untuk berbakti dalam arti, semua makhluk Allah itu pasti berbakti kepada Allah, juga kepada Persyarikatan, pada masyarakat luas, maka kita menyebutkan dengan istilah berbakti. Dalam agenda Milad juga diadakan bakti sosial bagi warga di sekitar, baik peserta didik tingkat SMP Muhammadiyah se-Kota Yogyakarta maupun lembaga lain. Bersinergi juga artinya selalu berkomunikasi bekerjasama dengan lembaga yang lain. Karena di era sekarang ini hubungan dengan lembaga lain sangat dibutuhkan. Tentunya adalah hubungan yang menggunakan istilah simbiosis mutualisme.
Melalui sambutan yang kedua oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Yogyakarta Bapak Drs. H. Achid Widi Rahmanto mengungkapkan patutnya bersyukur bahwa sejak ahun 1950 sekolah ini dirintis keberadaannya oleh para pendahulu atau pejuang-pejuang besar ikatan Muhammadiyah, sudah mempunyai pikiran maju ke depan ketika itu. Untuk mendirikan sebuah amal usaha pendidikan, menciptakan kader-kader persyarikatan, kader umat, dan kader bangsa.
“Alhamdulillah” ungkapnya, “sudah menjadi sedemikian megah, maka yang pertama dan harus kita laksanakan adalah bersyukur. Keberadaan kita ini harus kita syukuri. Kita sekarang menerima sesuatu yang sudah sedemikian hebat. Saya tidak bisa membayangkan ketika mendirikan dulu. Sekolah (tempatnya) saya yakin tidak representatif untuk sebuah sekolah. Tetapi itulah namanya masa perjuangan. Inilah perjuangan pada saat itu. Sekarang kita tinggal melanjutkan apa yang sudah dirintis oleh para pendahulu kita. Sekali lagi, marilah kita harus bersyukur. Apa yang kita laksanakan sekarang yang kita terima sekarang, itu adalah hasil perjuangan, hasil berdarah darah dari tokoh-tokoh kita yang dahulu”.
SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta sepakat menjadi sekolah yang disebut dengan istilah Muhammadiyah Talent School. Artinya Sekolah memberikan fasilitas kepada peserta didik agar mengembangkan bakat minat, menjadi siswa-siswi yang berakhlak karimah, berkualitas untuk terjun di masyarakat. Sekolah juga mencanangkan unggul dalam Pikir, Dzikir dan dalam Skill. Kedua hal itu sangat penting bagi sekolah, walaupun peserta didik sekarang masih mengikuti pembelajaran PTM terbatas, pesan kepala Sekolah adalah, “mari kita tetap semangat, menjadikan diri kita lebih berprestasi untuk diri sendiri maupun untuk orang tua, dan untuk persyarikatan”. (EY).
