Mengenal Rangkaian Ibadah Haji Melalui Manasik di SMA Muha 2 Yogyakarta
SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan pelatihan Manasik Haji bagi siswa-siswi Fase E atau kelas X pada Selasa, 21 April 2026. Kegiatan ini bukanlah program baru, melainkan agenda rutin tahunan yang diperuntukkan bagi seluruh siswa kelas X.
Pada tahun ini, pelaksanaan manasik haji dilakukan dengan bekerja sama bersama KBIHU (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah) Kota Yogyakarta. Kegiatan dilaksanakan di dua lokasi, yaitu SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta dan Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan.
Saat berada di SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta, siswa menjalani tahap persiapan ibadah. Ruang kelas diibaratkan sebagai penginapan, dilanjutkan dengan doa bersama untuk kelancaran ibadah, serta pembekalan dari Ibu Kepala Sekolah. Perjalanan menuju Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan dianalogikan sebagai perjalanan jemaah menuju Tanah Suci.
Selanjutnya, rangkaian ibadah seperti tawaf, sa’i, tahallul, dan lainnya dilaksanakan di Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan. Wakil Kepala Sekolah bidang ISMUBA, Bapak Mukhlis, M.S.I., menjelaskan bahwa kegiatan tahun ini masih dilaksanakan di lokasi yang sama seperti tahun sebelumnya. Namun, terdapat peningkatan jumlah peserta, dari sembilan kelas pada tahun lalu menjadi sepuluh kelas pada tahun ini. Setiap kelas diibaratkan sebagai satu rombongan jemaah dari suatu daerah.
Dalam pelaksanaannya, siswa putra mengenakan kain ihram, sedangkan siswi mengenakan gamis dan kerudung putih. Setiap rombongan didampingi oleh satu guru atau wali kelas serta satu pendamping dari KBIHU. Kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB dan berakhir saat waktu dzuhur, yang ditutup dengan salat berjamaah dan makan siang bersama sebelum kembali ke sekolah.
Kepala SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta, Ibu Hj. Retno Sumirat, M.Pd., menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat memberikan bekal kepada para siswa, khususnya bagi yang belum pernah mendapatkan pengalaman mengenai proses ibadah haji. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi pengingat bagi siswa yang sebelumnya telah memperoleh pembelajaran serupa di jenjang pendidikan sebelumnya. (AAP)
