SMA MUHA Gelar Screening Kesehatan Siswa, Upaya Deteksi Dini dan Preventif

Yogyakarta - SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta (SMA Muha) kembali melaksanakan kegiatan screening kesehatan bagi seluruh siswa sebagai bagian dari upaya menjaga dan meningkatkan kesehatan peserta didik. Kegiatan ini bekerja sama dengan Puskesmas Umbulharjo 2 dan dilaksanakan selama enam hari, yaitu pada 28–30 September serta 5–7 Oktober 2026.

Screening diikuti oleh seluruh siswa kelas X, XI, dan XII. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh untuk mengetahui kondisi kesehatan siswa sekaligus mendeteksi sejak dini apabila terdapat indikasi yang memerlukan perhatian atau penanganan lebih lanjut.

Beberapa pemeriksaan yang dilakukan meliputi pengukuran tinggi dan berat badan, pemeriksaan kesehatan mulut dan gigi, mata, telinga, tekanan darah, gula darah, status obesitas, serta pemeriksaan psikologis. Pemeriksaan juga disesuaikan dengan kebutuhan kesehatan siswa laki-laki dan perempuan.

Bagi siswa laki-laki, pemeriksaan turut mencakup identifikasi kebiasaan merokok serta edukasi mengenai pengaruh rokok terhadap kesehatan. Sementara itu, bagi siswa perempuan dilakukan pemeriksaan terkait anemia dan siklus menstruasi.

Pelaksanaan screening melibatkan sekitar 9 - 10 tenaga kesehatan dari Puskesmas Umbulharjo 2 dengan berbagai kompetensi, di antaranya dokter mata, dokter THT, dokter gigi dan mulut, ahli gizi, serta perawat. Keterlibatan tenaga kesehatan dari berbagai bidang ini memungkinkan pemeriksaan dilakukan secara lebih komprehensif sesuai kebutuhan siswa.

Kegiatan screening kesehatan ini merupakan agenda yang rutin dilaksanakan setiap tahun di SMA MUHA. Selain sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan siswa, kegiatan ini menjadi langkah preventif untuk mengetahui kondisi kesehatan peserta didik sejak dini sehingga dapat segera dilakukan tindak lanjut apabila ditemukan permasalahan.

Apabila hasil pemeriksaan menunjukkan adanya kondisi yang memerlukan penanganan lebih lanjut, siswa akan diarahkan ke Puskesmas Umbulharjo 2 atau fasilitas kesehatan masing-masing. Sementara untuk kondisi yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut, siswa dapat memperoleh rujukan hingga tingkat rumah sakit daerah, termasuk RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta.

Melalui kegiatan ini, SMA Muha terus berupaya menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya mendukung perkembangan akademik dan potensi siswa, tetapi juga memperhatikan kesehatan sebagai bagian penting dari tumbuh kembang dan keberhasilan proses belajar. (AAP)