Uji Kemampuan Akademik: Murid SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta Khusyuk Ikuti Asesmen Sumatif Tengah Semester Gasal Tahun Ajaran 2026/2027

YOGYAKARTA – SMA Muhammadiyah 2 (Muha) Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS) Gasal Tahun Ajaran 2026/2027. Kegiatan evaluasi belajar pertengahan semester ini dijadwalkan berlangsung selama dua pekan, mulai dari tanggal 14 hingga 25 September 2026, serta wajib diikuti oleh seluruh siswa dari kelas X, XI, hingga XII.

 

Sejak hari pertama pelaksanaan, suasana ujian berlangsung dengan tertib, kondusif, dan penuh dengan kekhusyukan. Seluruh murid tampak hadir tepat waktu dan mengerjakan setiap butir soal dengan tenang serta nyaman di ruangan masing-masing. Fasilitas kelas yang memadai dan suasana yang tenang mendukung para murid untuk fokus penuh dalam menyelesaikan lembar jawaban mereka.

 

Untuk menjaga kelancaran, kedisiplinan, serta objektivitas pelaksanaan ujian, pihak sekolah menerapkan penataan ruang dan pengawasan secara ketat. Setiap ruang ujian diisi oleh maksimal 35 murid. Selain itu, di setiap ruangan disiagakan dua orang pengawas setiap harinya untuk mendampingi serta memastikan proses ujian berjalan jujur, tertib, dan sesuai dengan tata tertib yang telah ditetapkan oleh pihak sekolah.

 

Pelaksanaan ASTS ini tidak hanya bertujuan untuk mengukur sejauh mana pemahaman akademik para murid terhadap materi pembelajaran yang telah disampaikan oleh Bapak/Ibu guru selama separuh semester berjalan, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter. Melalui evaluasi ini, para murid dilatih untuk senantiasa mengedepankan nilai-nilai kejujuran, integritas, kedisiplinan, serta rasa tanggung jawab dalam menuntut ilmu.

 

Secara keseluruhan, pelaksanaan Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS) Gasal di SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta ini berjalan lancar tanpa kendala yang berarti. Diharapkan melalui persiapan yang matang dan suasana ujian yang kondusif, seluruh murid dapat meraih hasil serta nilai evaluasi yang optimal sesuai dengan usaha dan kerja keras yang telah mereka curahkan. (INU)