Inovasi Pembelajaran Bilingual Berbuah Prestasi, Shofrina Surya Dewi Meraih Best Performance Kelas IPA Bimtek Digitalisasi MIPA DIY

YOGYAKARTA – Peningkatan mutu dan kompetensi tenaga pendidik terus dipacu di era transformasi digital. Semangat tersebut dibuktikan oleh salah satu pendidik dari SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta, Shofrina Surya Dewi, M.Pd., yang berhasil meraih apresiasi Best Performance untuk kelas IPA pada kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Digitalisasi Pendidikan dalam Pembelajaran MIPA Bilingual Region Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). (27/09/2026)

 

Kegiatan Bimtek MIPA Bilingual yang diselenggarakan oleh Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah bekerjasama dengan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY ini berlangsung di Forriz Hotel Yogyakarta pada Kamis–Ahad, 24–27 September 2026. Pelatihan intensif selama empat hari tersebut diikuti oleh 100 guru terpilih dari tingkat SD, SMP, hingga SMA/MA se-DIY.

 

Bimtek ini dirancang untuk membekali para pendidik dengan keterampilan merancang bahan ajar dan lesson plan berbasis digital serta memanfaatkan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) seperti ChatGPT, DeepSeek, dan Gamma. Selain penguasaan teknologi digital, peserta diajak memperkuat classroom English dengan pendekatan Content and Language Integrated Learning (CLIL) untuk mendukung pengajaran MIPA secara bilingual.

 

Dalam perhelatan tersebut, Shofrina Surya Dewi, M.Pd., tampil menonjol pada berbagai sesi pelatihan, mulai dari penyiapan materi digital interaktif hingga simulasi pengajaran (peer teaching). Dedikasi serta keaktifannya sepanjang rangkaian kegiatan membuatnya dianugerahi predikat Best Performance di kelas IPA.

 

Lantas, apa keunggulan serta daya tarik dari pencapaian ini?

Shofrina berhasil menyatukan kemampuan penyampaian sains bilingual yang komunikatif dengan integrasi media digital secara efektif. Pendekatan pembelajaran yang dibawakannya tidak hanya interaktif dan visual, tetapi juga berpusat pada peserta didik (student-centered), sehingga menciptakan suasana belajar MIPA yang menyenangkan serta adaptif terhadap era global.

 

Inovasi pembelajaran berbasis digital dan bilingual ini membuktikan bahwa adaptasi teknologi serta penguasaan bahasa internasional mampu meningkatkan kualitas pengajaran secara signifikan.

 

Yang menarik, keberhasilan ini tidak berhenti pada penghargaan semata. Hasil dari Bimtek ini ditindaklanjuti melalui Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang akan diimplementasikan langsung di kelas-kelas SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta. Hal ini diharapkan dapat memotivasi rekan sejawat dan murid untuk terus mengasah kecakapan digital serta literasi global.

 

Pihak sekolah mengapresiasi tinggi capaian tersebut sebagai wujud komitmen SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta dalam mendukung tercapainya pendidikan bermutu untuk semua.

Pada akhirnya, penganugerahan Best Performance bukan hanya bentuk pengakuan atas kompetensi individu, melainkan inspirasi nyata bagi dunia pendidikan. Berawal dari ruang pelatihan, semangat berinovasi ini diyakini mampu menyiapkan generasi muda yang unggul dan siap bersaing di kancah global. (INU)