Serba-serbi Ramadhan SMUHA Yogyakarta 1444 H
SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan selama Ramadhan 1444 H diantaranya:
- MOERA (Moeha Ramadhan Challenge) Tingkat SMP/MTs Nasional.
- Pesantren Ramadhan Kelas X “Ramadhan Membentuk Pelajar Berprestasi & Peduli” bersama ustadz Erik Hadi Saputra, S. Kom, M. Eng.
- Pesantren Ramadhan Kelas XI “Ramadhan Sebagai Momentum Memperbaiki Hubungan dengan Allah dan Sesama” bersama Rhidio Arkian Diadon, Creative Team Real Masjid.
- Pesantren Ramadhan Guru & Tendik.
- Ramadhan Fil Al-Qoryah.
- Tasmi’ Al-Quran Bil Ghoib untuk Siswa, Guru dan Tenaga Kependidikan.
- Bimbingan Tahsin & Tahfidz.
- Menjadi Sahabat Al-Quran One Day One Juz.
- Safari Ramadhan IPM & BMH (Bhaskara Mubaligh Hijrah) di Masjid Al-Azhar Tegiri, Hargowilis Kokap, Kulonprogo.
- Pentasafuran Zakat Fitrah
Ustadz Mukhlis, M. S. I. selaku Wakil Kepala Sekolah bagian ISMUBA (Al-Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab) yang menjadi koordinator penggerak kegiatan Serba-serbi Ramadhan 1444 H bersyukur telah terselenggaranya acara-acara tersebut. Ia mengungkapkan, “ISMUBA sebagai tim penggerak, tanpa peran GTK yang lainpun tidak ada artinya”. Padatnya Kegiatan Ramadhan SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta ini juga terselenggara berkat peran serta Kepala Sekolah, Humas dan Kesiswaan, tentunya serta seluruh guru dan tenaga kependidikan yang telah kompak dan antusias tinggi mengikutinya. Begitu juga dengan siswa-siswi telah merasakan manfaatnya selama mengikuti kegiatan Ramadhan 1444 H Smuha.
Kegiatan yang bermanfaat untuk siswa khususnya kelas X dan XI ini memiliki tujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran agama sesuai tuntunan dan pemahaman muhammadiyah. Materi praktik wudhu, tayamum dan shalat diajarkan kepada para siswa tersebut dengan tujuan agar anak dapat mempraktikkan materi yang selama ini telah dipelajarinya di dalam kelas. Ustad Mukhlis mengatakan bahwa ada materi yang kontekstual diberikan untuk kelas XI ungkapnya, “Kelas XI ada materi kajian khusus tentang hubungan pertemanan, harapanya agar siswa mengerti tentang batas pergaulan”. Karena semakin dewasa seseorang maka kebutuhan ilmu itu diperlukan nantinya.
Guru dan Tenaga Kependidikan juga memperoleh manfaat diantaranya dalam meningkatkan kemampuan membaca al-Quran sesuai kaidah membaca al-Quran melalui kegiatan Tahsin. Ustadz Mukhlis mengatakan “harapan ke depan tidak hanya tahsin, jika membaca sudah tahsin (baik dan benar) maka dilanjut dengan menghafal minimal hafal juz 30”. Dalam kegiatan Pesantren GTK terdapat juga dua materi dalam 2 sesi yaitu mencintai al-Quran-tips menghafal al-Quran dan menjadi pribadi yang Qurani. Target dalam kegiatan ini agar GTK lebih dekat dengan al-Quran dan mencitai al-Quran.
Keaktifan juga dilakukan oleh para siswa IPM dan BMH sebagai panitia kegiatan Moera (Moeha Ramadhan Challenge) SMP/MTs dan Safari Ramadhan di Masjid Al-Azhar Tegiri, Hargowilis Kokap, Kulonprogo. Kegiatan ini berhasil menjangkau masyarakat luas khususnya pelajar SMP dalam mengenal SMA Muha. Para siswa berhasil menjadi teladan, mengajarkan ilmunya kepada para santri dan santriwati di Masjid Al-Azhar Tegiri Kulonprogo. (EY).
