Seru dan Penuh Makna! Inspirasi MPLS SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta 2025

SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk siswa kelas X pada 14–16 Juli 2025. Bertema “Aku Kenal, Aku Suka, Aku Bisa, Aku Juara,” acara ini nggak cuma ngenalin sekolah, tapi juga memberikan banyak nilai positif lewat sesi-sesi bersama narasumber keren. Yuk, simak cerita seru dari para narasumber dan nilai-nilai yang bikin MPLS ini top!

Hari Pertama: Semangat Awal dan Kesadaran Diri

MPLS dibuka pada 14 Juli 2025 oleh Agus Winoto, M.S.I., Ketua Panitia MPLS, yang bilang, “Kita ingin kalian jadi siswa berakhlak mulia dan disiplin sejak awal.” Hj. Retno Sumirat, S.Pd., M.Pd., Kepala Sekolah, menambahkan, “Jadilah pelajar yang semangat dan bertanggung jawab!” Sambutan ini bikin kita paham pentingnya disiplin dan semangat belajar.

Sesi pertama diisi Dr. Ummi Listyaningsih, S.Si., M.Si. dari UGM dengan tema “Sex Education and How to Avoid Threatening Incase”. “Kalian harus tahu cara melindungi diri dari bahaya di sekitar,” katanya dengan gaya yang gampang dimengerti. Dipandu Arifin Nur Himawan, M.Pd., sesi ini mengajarkan nilai jaga diri dan bijak memilih.

Lanjut, Wahyu Bintari, S.Psi., M.Psi., Psikolog bawakan materi “Mengenali Pribadi untuk Membentengi Diri”. “Kenali diri kalian supaya kuat hadapi godaan, seperti narkoba,” pesannya. Bersama Indah Fajarwati, M.Pd. sebagai MC, sesi ini memberikan nilai kejujuran pada diri sendiri dan ketahanan mental.

Hari Kedua: Inspirasi Prestasi dan Jujur

Pada 15 Juli 2025, Yvonne Evanda Ferrumolly dan Rahul Pambudi bagi pengalaman di sesi “Sukses Tak Harus Banyak Gaya”. “Kerja keras itu kunci, bukan style berlebihan,” kata Yvonne. Rahul menambahkan, “Tetap rendah hati meski berprestasi.” Dipandu Indah Fajarwati, M.Pd., sesi ini memberikan nilai usaha keras dan rendah hati.

Ari Sutantriyati dari Forum PAK SIJI DIY ngebahas Pendidikan Anti Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme. “Jujur itu keren, kalian harus jadi pelajar berintegritas,” ujarnya. Bersama Gunarno, S.Pd. sebagai MC, sesi ini mengajarkan integritas dan etika.

Sesi kurikulum, kesiswaan, dan humas diisi Eny Widyastuti, S.Pd., Agus Winoto, M.S.I., dan Fatma Taufiyanti, S.Si., M.Psi.. “Ikut aktif di kegiatan sekolah, ya, biar kalian cepat nyatu,” kata Fatma. Sesi ini memberikan nilai keterlibatan dan adaptasi di lingkungan sekolah.

Hari Ketiga: Budaya dan Kebersamaan

Di hari terakhir, 16 Juli 2025, Yuana Agus Dirgantara, M.Pd. bawakan materi “Menjunjung Tinggi Etika dan Budaya Pelajar Masa Kini” tentang unggah-ungguh Jawa. “Sopan santun itu bikin kalian istimewa, meski di zaman modern,” katanya. Ada sesi seru bikin konten pake bahasa Jawa buat medsos, dipandu Indah Fajarwati, M.Pd., yang mengajarkan sopan santun dan cinta budaya.

Acara ditutup dengan deklarasi bareng “Pelajar Jogja Anti Tindak Kekerasan, Penyalahgunaan Narkoba, Pornografi, dan Pornoaksi”, dipimpin siswa kelas X. Ini memberikan nilai kebersamaan dan komitmen tolak hal negatif. Penutupan oleh Hj. Retno Sumirat, S.Pd., M.Pd. ditandai dengan memakai jas almamater. “Kalian sekarang bagian dari keluarga besar SMA Muhammadiyah 2!” ujarnya, bikin kita punya kebanggaan sekolah.

MPLS 2025 ini memberikan banyak nilai positif:

  • Disiplin dan Tanggung Jawab: Dari apel, sholat dhuha, sampai aturan sekolah.
  • Jaga Diri dan Bijak Pilih: Belajar soal kesehatan dan hindari bahaya masa remaja.
  • Jujur dan Beretika: Dari sesi anti-KKN dan unggah-ungguh Jawa.
  • Usaha Keras dan Rendah Hati: Terinspirasi dari narasumber muda.
  • Kebersamaan dan Anti Negatif: Deklarasi bareng tolak kekerasan dan narkoba.
  • Cinta Budaya dan Sekolah: Dari acara budaya dan jas almamater.

Dengan narasumber kece dan kegiatan yang asik, MPLS ini bikin kita siap jadi pelajar yang disiplin, sopan, dan berprestasi di tahun ajaran 2025-2026. Ayo, jadi juara! (EB)