Teleconference SMA Muha : Studi in Taiwan Learning Plus Adventure
Taiwan merupakan salah satu negara favorit bagi para siswa yang ingin melanjutkan study di luar negeri. Untuk memfasilitasi para siswa SMA Muhammadiyah 2 Yogyakata yang memiliki cita-cita untuk kuliah ke negara lain, maka Tim i-EARN SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta pada hari Sabtu, 20 Februari 2021 menyelenggarakan teleconference atau pertemuan virtual via Google Meet & You Tube SMA Muha Yogya dengan Taiwan Center Indonesia dan special guest-nya adalah Arif Misbahul, MBM Chairman Taiwan Alumni/ICDF Indonesia (International Cooperation and Development Fund) Director, Taiwan Center Indonesia Project Director, Taiwan Studies Consortium, Universitas Sebelas Maret; serta Salva Salsabila Bachelor Degree student, International Advance Technology Program, National Taiwan University of Science and Technology.
Dengan adanya sosialisasi study ke Taiwan oleh Taiwan Center Indonesia beberapa tahun kemarin, sudah ada 3 alumni SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta yang berhasil kuliah di Taiwan sebagai bentuk jihad mencari ilmu di negeri seberang.
Ada beberapa faktor mengapa Bapak Arif Misbahul, MBM gencar untuk mempromosikan study ke Taiwan, yaitu: meningkatnya pengangguran lulusan universitas di Indonesia sehingga menjadikan keprihatinan dan semangat menjaga marwah kehormatan perguruan tinggi di Indonesia. Pak Misbahul mengutip ucapan Imam Syafii "Merantaulah kamu, pasti engkau akanmendapat ganti teman-temanmu yang sudah kamu tinggalkan".
Ada beberapa hal yang menarik mengapa memilih melanjutkan study ke Taiwan. Apa saja itu :
- Hanya empat jam penerbangan ke Taiwan
- Taiwan Merupakan negara yang indah, yang dijajah oleh Jepang
- Taiwan menduduki peringkat pertama sebagai negara super innovator.
- Taiwan menjadi negara paling aman di dunia.
- Indek kebahagiaan orang Taiwan tinggi
- Taiwan memiliki kekayaan budaya
- Sistem asuransi keseatan Taiwan dinobatkan sebagai negara yang terbaik di dunia.
- Taiwan satu-satunya Macan Asia yang alami pertumbuhan ekonomi positif di maa wabah.
- Kecepatan internet Taiwan tercepat no. 1 di dunia
- Taipeh terpilih ebagai kota dengan fasilitas internet gratis terpopular dunia
- Taiwan telah memegang kunci kunci untuk meluncurkan teknologi era digital masa depan, dan asih banyak lagi
Taiwan Center Indonesia juga menginformasikan bahwa beasiswa ke Taiwan ICDF baru meliputi study S2 dan S3. Bagi yang tertarik untuk study di Taiwan, Taiwan Center memiliki jalur seleksi mandiri yang dimiliki dari : LoA University, Scholarship, Visa (Immigration), Quarantina, dan Univ. Registration.
Gupita, alumni Muha yang belajar di Taiwan mengambil focus studi semi konduktor industri bidang elektro. Kampusnya Gupita ini sudah bekerja sama dengan perusahaan besar di Taiwan yang setaraf dunia internasional. Bagaimana perjuangan dia dapat masuk universitas di Taiwan? Gupita mengatakan, bahwa dia bukan siswa yang cerdas dan rangking di Muha, tetapi dia gigih, bekerja keras, jujur dan menikmati prosessnya untuk mewujudkan mimpi study di luar negeri. Insya Allah dengan menerapkan konsep tersebut dia dapat eksis terus dan sukses dalam belajar. Dimana kamu sekolah dan bagaimana ranking sekolah, itu hanya 50% saja, 50% lainnya adalah dari skill diri kita sendiri. Nah, itu pesan Gupita kepada teman-teman dan adik-adik kelasnya yang tertarik belajar di luar negeri. Gupita sudah betah di sana, karena menurutnya orang Taiwan begitu care dan demokratis terhadap orang Indonesia. Rakyat di sana juga terbuka dan ramah terhadap freenet.
Semoga dengan sedikit informasi ini dapat bermanfaat bagi kalian yang tertarik ingin melanjutkan studi ke luar negeri khususnya di Taiwan ya. (dwyx)
